JAKARTA, diskresi.co – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site TCMM meraih penghargaan kategori Platinum dalam ajang Indonesia Sustainable Development Awards (ISDA) 2026 yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/26).
Penghargaan tersebut diberikan atas pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Program bertajuk “Pembinaan UMKM: Menumbuhkan Transformasi Ekonomi Pedesaan melalui Koperasi Semapkat Sempawat Kabupaten Kutai Barat” tersebut dinilai berhasil mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas usaha dan pengembangan kelembagaan koperasi.
Melalui program ini, PAMA Site TCMM memberikan pendampingan kepada sekitar 150 pelaku UMKM lokal dengan menggandeng Koperasi Semapkat Sempawat sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha masyarakat.
Pembinaan yang dilakukan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat peran koperasi sebagai penghubung antara pelaku UMKM dengan jaringan pemasaran dan rantai pasok.
Dengan pendekatan tersebut, produk-produk yang dihasilkan masyarakat Kutai Barat diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Keberadaan koperasi juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha desa agar kegiatan ekonomi masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Penghargaan Platinum yang diterima PAMA Site TCMM menjadi bentuk pengakuan terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang dinilai sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Ajang ISDA 2026 sendiri merupakan kegiatan apresiasi terhadap perusahaan maupun lembaga yang menjalankan program tanggung jawab sosial dengan mengacu pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan penganugerahan tersebut turut dihadiri perwakilan sejumlah kementerian dan lembaga negara, di antaranya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) serta Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Bagi PAMA Site TCMM, pengembangan UMKM melalui kemitraan koperasi menjadi salah satu upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi pedesaan sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada aktivitas industri pertambangan.
Ke depan, PAMA Site TCMM berkomitmen melanjutkan penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah, koperasi, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Sinergi berbagai pihak diharapkan mampu menciptakan kegiatan usaha yang lebih mandiri sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat Kutai Barat secara berkelanjutan, termasuk setelah berakhirnya aktivitas pertambangan. (arf)











