Diskresi
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
Diskresi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Home UTAMA

Selangkah Menuju Geopark Nasional, Sangkulirang-Mangkalihat Terus Disempurnakan

Admin Diskresi.co by Admin Diskresi.co
September 8, 2026
Reading Time: 3 mins read
Selangkah Menuju Geopark Nasional, Sangkulirang-Mangkalihat Terus Disempurnakan

SAMARINDA, diskresi.co – Upaya mendorong Sangkulirang-Mangkalihat menjadi Geopark Nasional terus berlanjut. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama sejumlah pihak melakukan penyempurnaan terhadap usulan kawasan, termasuk memperbarui delineasi menjadi sekitar 26.643,11 kilometer persegi.

Penyempurnaan tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Hasil Verifikasi Lapangan dan Tindak Lanjut Usulan Geopark Nasional Sangkulirang-Mangkalihat yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (8/9/26).

FGD dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, dan merupakan tindak lanjut atas verifikasi lapangan yang sebelumnya dilakukan Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN) Kementerian ESDM pada 6-10 Juli 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan TVGN Kementerian ESDM, Dinas Pariwisata Kaltim, Bappeda, Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, Biro Ekonomi, Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Kaltim, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), serta Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan Berau.

Sri Wahyuni mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang terus mendukung pengembangan Sangkulirang-Mangkalihat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan kawasan yang berkelanjutan sekaligus mempersiapkan penetapannya sebagai Geopark Nasional.

RELATED POSTS

Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong

Pengurus KKPK Kaltim Dikukuhkan, Seno Aji Titip Pesan Kerukunan

Karhutla Kaltim Mulai Mereda, Kabut Asap Masih Mengancam Kesehatan Warga

“Terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Komitmen bersama ini menjadi kekuatan bagi kita untuk mempersiapkan Sangkulirang-Mangkalihat hingga nantinya dapat ditetapkan dan diperkenalkan sebagai Geopark Nasional,” ujarnya.

Ia meminta Badan Pengelola Geopark Sangkulirang-Mangkalihat terus melakukan pembenahan dan melengkapi sejumlah aspek yang masih perlu disempurnakan, terutama karena kawasan tersebut mencakup wilayah Kabupaten Kutai Timur dan Berau.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor tidak boleh berhenti setelah proses pengusulan. Pengembangan kawasan harus dilanjutkan dengan menentukan program prioritas yang mampu memberikan nilai tambah.

“Sinergi harus terus kita lanjutkan untuk pengembangan yang berkelanjutan. Ke depan perlu ditentukan prioritas pengembangan, terutama program yang mampu mengungkit nilai dan potensi Sangkulirang-Mangkalihat,” ujarnya.

Anggota TVGN, Aris Kusworo, mengapresiasi komitmen Pemprov Kaltim bersama Pemkab Kutai Timur dan Pemkab Berau dalam mempersiapkan pengelolaan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.

Namun, luas kawasan menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan. Dengan wilayah mencapai puluhan ribu kilometer persegi, pengelolaannya membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kawasan geopark yang sangat luas tentu memiliki tantangan tersendiri. Koordinasi lintas instansi dan pemangku kepentingan menjadi lebih kompleks. Semakin luas kawasannya, semakin beragam pula masyarakat dan budaya yang terlibat dalam pengelolaan,” jelas Aris.

Menurutnya, luas delineasi Sangkulirang-Mangkalihat pada satu sisi menjadi kekuatan karena menyimpan keragaman potensi. Namun, kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan dalam proses pengusulan maupun pengelolaannya apabila ditetapkan sebagai Geopark Nasional.

Dukungan masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Berau dan Kutai Timur, juga dinilai menjadi salah satu unsur penting.

Dirinya berharap tidak terdapat penolakan terhadap keberadaan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kesepakatan bersama nantinya dituangkan dalam berita acara dan menjadi bagian dari dokumen pengajuan persetujuan Geopark Nasional.

“Kami berharap seluruh pihak, terutama masyarakat di Berau dan Kutai Timur, memiliki kesepahaman terhadap Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kesepakatan itu nantinya dituangkan dan ditandatangani dalam berita acara untuk dilampirkan dalam pengajuan Geopark Nasional,” katanya.

Sebagai tindak lanjut hasil verifikasi lapangan dan presentasi TVGN, Badan Pengelola Geopark Sangkulirang-Mangkalihat melakukan sejumlah perubahan dan penyempurnaan terhadap dokumen pengusulan.

Salah satu perubahan utama adalah pembaruan delineasi kawasan menjadi sekitar 26.643,11 kilometer persegi. Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Kutai Timur turut dimasukkan dalam delineasi tersebut.

Selain luasan kawasan, tema geopark turut mengalami perubahan. Tema yang sebelumnya mengusung “Ketika Gondwana dan Sundaland Bertemu” diperbarui menjadi “Ketika Daratan dan Lautan Bertemu”.

Perubahan tersebut diikuti penyusunan storyline yang diarahkan untuk menghubungkan tiga unsur utama geopark, yakni keragaman geologi, keanekaragaman hayati dan budaya.

Penyempurnaan juga dilakukan terhadap daftar situs, penataan keragaman hayati dan warisan budaya, hingga penambahan sejumlah destinasi potensial di dalam kawasan.

Data mengenai warisan budaya takbenda dan informasi pendukung lainnya turut diperbarui, termasuk pengembangan laman resmi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.

Dari sisi kelembagaan, pengelola juga melakukan restrukturisasi organisasi serta menyusun sejumlah prioritas tindak lanjut. Program tersebut meliputi penguatan tata kelola, kemitraan, pengembangan situs, keterlibatan masyarakat, peningkatan visibilitas hingga perluasan jejaring geopark.

Serangkaian penyempurnaan itu menjadi bagian dari tahapan yang harus dilalui Sangkulirang-Mangkalihat dalam proses menuju penetapan sebagai Geopark Nasional. (yud)

Views: 557
Tags: geoparkkalimantan timurKaltimKutai timurKutimPariwisataPemprov kaltim
Admin Diskresi.co

Admin Diskresi.co

Related Posts

Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong
UTAMA

Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong

Oktober 31, 2026
Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026
DAERAH

Tim Porprov Samarinda Optimistis Bersaing Rebut Emas di Paser

Oktober 30, 2026
Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026
UTAMA

Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026

Oktober 30, 2026
Kutai Barat Kirim 957 Personel ke Porprov Kaltim 2026
UTAMA

Kutai Barat Kirim 957 Personel ke Porprov Kaltim 2026

Oktober 30, 2026
PAMA Site TCMM Raih Penghargaan Platinum ISDA 2026
UTAMA

PAMA Site TCMM Raih Penghargaan Platinum ISDA 2026

Oktober 30, 2026
Karhutla 5 Hektare di Kutai Barat, Polsek Damai dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
UTAMA

Karhutla 5 Hektare di Kutai Barat, Polsek Damai dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Oktober 30, 2026
Next Post
Ribuan Gen Z Ramaikan Fazzio Youth Festival 2026 di Bandung dan Bali

Ribuan Gen Z Ramaikan Fazzio Youth Festival 2026 di Bandung dan Bali

Semarang Jadi Panggung Perdana CUSTOMAXI 2026

Semarang Jadi Panggung Perdana CUSTOMAXI 2026

Diskresi.co adalah media online yang tumbuh dari semangat jurnalisme daerah untuk menyajikan berita yang penting, dekat, dan punya makna bagi publik. Kami percaya, informasi yang jernih adalah dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Informasi Kontak:
  • +62 853-4886-8646  (Adi)
  • Alamat Kaltim:
    Jalan Kiai Haji Samanhudi Gang Rajawali
    Kel. Pelita, Kec. Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 75117

 

  • Alamat Kaltara:
    JaIan Lili 8, RT.57, No. 133, Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat,
    Kota Tarakan, Kalimantan Utara. 77111

Kategori

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi