TENGGARONG – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan menyalurkan bantuan sebanyak 1.500 paket sembako dengan total nilai Rp150 juta kepada masyarakat terdampak musim kemarau panjang di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dan wilayah sekitarnya.
Bantuan tersebut diserahkan pada Selasa (20/10/26) melalui Yayasan Nurul Ulum Kalimantan Timur yang dipercaya sebagai mitra dalam mendistribusikan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Pegadaian untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat akibat dampak kemarau berkepanjangan.
Pasalnya, kondisi kemarau tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga memengaruhi aktivitas perekonomian sebagian masyarakat. Melalui bantuan kebutuhan pokok tersebut, Pegadaian berharap dapat membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.
Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Samarinda, Andika Dwi Prasetya, mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit.
Menurutnya, Pegadaian berupaya memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap bantuan 1.500 paket sembako ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat Tenggarong yang terdampak kemarau panjang. Kepedulian sosial bagi Pegadaian bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga bagaimana kami bisa hadir dan memahami kebutuhan masyarakat,” ujar Andika.
Ia menjelaskan, keterlibatan Yayasan Nurul Ulum Kalimantan Timur dalam proses penyaluran menjadi bagian dari upaya perusahaan agar bantuan dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan.
Kerja sama dengan lembaga sosial tersebut juga diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang menjadi sasaran program.
“Kami berharap kolaborasi dengan Yayasan Nurul Ulum dapat memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan,” jelasnya.
Sementara itu, Regional CEO PT Pegadaian (Persero) Kalimantan, Rinaldi Lubis, menegaskan bahwa kontribusi perusahaan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan layanan keuangan, tetapi juga melalui pelaksanaan program sosial secara berkelanjutan.
Menurutnya, Pegadaian memiliki tanggung jawab untuk turut memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
“Pegadaian ingin terus tumbuh bersama masyarakat. Selain menghadirkan layanan keuangan yang mudah dan terpercaya, kami juga berupaya membantu warga yang menghadapi kesulitan, termasuk mereka yang terdampak musim kemarau panjang,” ungkap Rinaldi.
Ia berharap bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi dampak kemarau.
Ia menambahkan, pelaksanaan program CSR menjadi salah satu bentuk komitmen Pegadaian dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.
Karena itu, perusahaan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga sosial, agar pelaksanaan program kemanusiaan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin memberikan manfaat yang nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong. Harapannya, bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat melewati masa sulit,” tuturnya.
Melalui penyaluran 1.500 paket sembako tersebut, Pegadaian Kanwil IV Balikpapan kembali menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan upaya perusahaan menghadirkan manfaat sosial di luar layanan bisnisnya. (*/yud)









