KUTIM, diskresi.co – Masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dapat memanfaatkan pameran buku sebagai ruang untuk menemukan bahan bacaan sesuai kebutuhan. Beragam koleksi yang tersedia memberikan pilihan bagi anak-anak, guru maupun masyarakat umum untuk melihat buku secara langsung.
Bupati Kutim Ardiansyah mengatakan keberadaan pameran tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat Kutim untuk lebih dekat dengan berbagai pilihan buku.
Menurutnya, kegiatan itu dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh pelajar, tetapi juga guru dan masyarakat secara luas.
“Gerakan literasi hari ini luar biasa. Kita mendapatkan kesempatan dalam pameran buku Out of the Box. Ini satu kesempatan bagi kita di Kutai Timur, anak-anak, para guru dan siapapun,” ujar Ardiansyah saat diwawancarai.
Ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan masyarakat dengan menyampaikan informasi mengenai pameran kepada warga lainnya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan dapat mengunjungi pameran.
“Silakan sampaikan ke banyak orang. Bagi kita di Kutai Timur, kita bersyukur mendapatkan kesempatan ini karena kita sudah kenal, buku adalah jendela dunia,” katanya.
Pameran buku ini menghadirkan sekitar 100 penerbit sehingga masyarakat memiliki beragam pilihan koleksi. Kegiatan menjadi bagian dari Out of the Box, Gebyar Literasi Kutai Timur 2026 yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara, Gedung SMP YPPSB Munthe, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara.
Selain pameran, rangkaian kegiatan juga diisi sejumlah aktivitas dan lomba yang dapat diikuti masyarakat secara gratis.(adv/diskominfo/ar)




















