JAKARTA, diskresi.co – Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan Galaxy A08 pada pasar Indonesia, Kamis (25/9/26). Smartphone terbaru dari lini Galaxy A Series tersebut menawarkan baterai berkapasitas 6.000 mAh, chipset Helio G99+, serta sejumlah fitur berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Galaxy A08 mulai tersedia bagi konsumen Indonesia pada 26 September 2026 melalui Shopee. Samsung juga menawarkan skema cicilan mulai Rp200 ribuan per bulan.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina mengatakan, Galaxy A08 dirancang untuk menunjang kebutuhan pengguna sehari-hari sekaligus memberikan dukungan penggunaan dalam jangka panjang.
“Kebutuhan terhadap smartphone saat ini tidak hanya dilihat dari banyaknya aktivitas yang bisa dilakukan, tetapi juga seberapa lama perangkat dapat diandalkan. Galaxy A08 kami hadirkan dengan baterai 6.000 mAh, performa responsif, fitur AI, serta dukungan enam generasi pembaruan OS dan enam tahun pembaruan keamanan,” ujarnya.
Menurutnya, pilihan cicilan yang tersedia juga diharapkan membuat perangkat tersebut lebih mudah dijangkau konsumen di Indonesia.
Dari sisi performa, Galaxy A08 menggunakan chipset Helio G99+ dengan fabrikasi 6 nanometer yang dipadukan dengan RAM LPDDR5. Samsung menyebut teknologi RAM tersebut memiliki kemampuan transfer data hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan LPDDR4X yang digunakan pada generasi sebelumnya.
Kombinasi tersebut ditujukan agar mendukung aktivitas multitasking, termasuk ketika pengguna membuka dan berpindah antaraplikasi, mengakses media sosial, mengikuti aktivitas daring, bermain game maupun menikmati konten hiburan.
Sementara baterai berkapasitas 6.000 mAh disematkan agar menunjang penggunaan perangkat dalam berbagai aktivitas sepanjang hari, termasuk menonton video dan mengakses media sosial.
Selain spesifikasi perangkat keras, Samsung turut membekali Galaxy A08 dengan sejumlah fitur AI. Salah satunya Circle to Search with Google yang memungkinkan pengguna mencari informasi mengenai objek atau konten yang muncul pada layar dengan cara melingkarinya tanpa harus berpindah aplikasi.
Galaxy A08 juga menyediakan akses terhadap asisten AI Google Gemini dan Perplexity. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencari informasi hingga memperoleh referensi atau inspirasi dalam aktivitas sehari-hari.
Pada penggunaan jangka panjang, Samsung menjanjikan dukungan hingga enam generasi pembaruan sistem operasi (OS) dan pembaruan keamanan selama enam tahun.
Galaxy A08 juga mengantongi sertifikasi IP64 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air dari berbagai arah.
Pada aspek keamanan data, perangkat ini dilengkapi Samsung Knox Vault. Sistem tersebut dirancang agar memberikan perlindungan berlapis terhadap data dan informasi pribadi pengguna.
Dengan kombinasi baterai 6.000 mAh, chipset Helio G99+, RAM LPDDR5, fitur AI serta dukungan pembaruan perangkat lunak, Galaxy A08 menjadi salah satu perangkat yang disiapkan Samsung untuk mengisi pasar smartphone di Indonesia mulai akhir September 2026. (yud)





















