KUTIM, diskresi.co – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim) menyiapkan expo selama tujuh hari dalam rangkaian HUT Kutim Oktober 2026. Kegiatan ini diarahkan untuk memperpanjang peluang transaksi sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku UMKM.
Kepala DPMPTSP Kutim, Novian Prananta, mengatakan UMKM menjadi sasaran utama dalam pelaksanaan expo. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempertemukan produk pelaku usaha lokal dengan masyarakat yang datang selama rangkaian perayaan berlangsung.
“Di Expo itu nanti paling tidak kita menghidupkan kembali perekonomian. Tujuan utamanya ya UMKM, teman-teman di UMKM,” kata Novian, Jumat (2/10/26).
Menurut Novian, keputusan memperpanjang expo hingga satu pekan berkaitan dengan upaya memberikan waktu lebih luas bagi pelaku UMKM untuk berjualan. Masyarakat juga tidak hanya memiliki satu atau dua hari untuk mengunjungi lokasi dan melakukan transaksi.
“Makanya kami mengejar satu minggu. Jadi teman-teman UMKM punya waktu lebih panjang untuk berjualan,” ujarnya.
Durasi tersebut juga mempertimbangkan potensi kunjungan masyarakat pada akhir pekan. Periode itu dinilai dapat menjadi kesempatan tambahan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan transaksi karena aktivitas pengunjung cenderung lebih tinggi.
“Kalau kita hanya sebentar, kasihan UMKM. Dengan satu minggu, apalagi ada Sabtu dan Minggu, kesempatan mereka untuk mendapatkan pembeli juga lebih banyak,” jelas Novian.
Ia menegaskan expo tidak semata-mata diposisikan sebagai kegiatan pendukung seremoni HUT Kutim. Keramaian yang muncul selama kegiatan diharapkan menghasilkan aktivitas ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh pelaku usaha.
“Jadi bukan hanya ramai acaranya, tetapi bagaimana keramaian itu bisa memberikan dampak ekonomi. Itu yang kita kejar, terutama untuk UMKM,” pungkasnya.(adv/Kutim/ar)











