Diskresi
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
Diskresi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Home UTAMA

Karhutla Belum Usai, Gubernur Kaltim Soroti Udara Berbahaya hingga Ribuan Kasus ISPA

Admin Diskresi.co by Admin Diskresi.co
Oktober 8, 2026
Reading Time: 3 mins read
Karhutla Belum Usai, Gubernur Kaltim Soroti Udara Berbahaya hingga Ribuan Kasus ISPA

SAMARINDA, diskresi.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengakui persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kaltim belum sepenuhnya tertangani. Kondisi tersebut salah satunya terlihat dari kualitas udara di sejumlah daerah yang masih berfluktuasi.

Di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), khususnya Sendawar, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) bahkan sempat mencapai angka 409 atau masuk kategori berbahaya. Sementara kondisi udara di Samarinda menunjukkan perbaikan, dari sebelumnya ISPU 100 menjadi 32.

Data lainnya menunjukkan konsentrasi PM2,5 di Kutai Barat pada 2 Oktober 2026 sempat mencapai sekitar 740 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Rata-rata paparan disebut mencapai 13,3 kali baku mutu di Kutai Barat, 12,7 kali di Kutai Timur dan 10 kali di Mahakam Ulu.

Melihat kondisi tersebut, ia meminta penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah meluas. Upaya pencegahan harus diperkuat sejak peningkatan titik panas atau hotspot mulai terdeteksi.

“Karena itu, penanganan karhutla harus lebih preventif dan terintegrasi. Begitu hotspot meningkat, patroli dan pencegahan harus bergerak,” tegas Rudy saat membuka Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 di Aula Makodam VI/Mulawarman, Rabu (7/10/26).

RELATED POSTS

Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong

Pengurus KKPK Kaltim Dikukuhkan, Seno Aji Titip Pesan Kerukunan

Karhutla Kaltim Mulai Mereda, Kabut Asap Masih Mengancam Kesehatan Warga

Dirinya meminta seluruh unsur terkait menggunakan satu basis data dalam menangani karhutla, mulai data hotspot, cuaca, kualitas udara hingga kondisi kesehatan masyarakat.

Penegakan hukum terhadap aktivitas pembakaran lahan juga diminta diperkuat. Sementara perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan, kehutanan dan pertambangan diminta memastikan kesiapan personel, peralatan hingga sumber air untuk menghadapi potensi kebakaran.

Saat ini, Kaltim memiliki 291 personel Brigade Pengendalian Karhutla serta 301 regu Masyarakat Peduli Api dengan total 5.867 personel. Seluruh kekuatan tersebut dinilai perlu diintegrasikan secara optimal dalam sistem penanganan karhutla di lapangan.

“Kita jangan hanya berbicara tentang jumlah titik api, karena ukuran keberhasilan penanganan karhutla adalah sejauh mana masyarakat terlindungi,” katanya.

Persoalan karhutla juga menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Data Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 13.086 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam pelaporan khusus karhutla selama periode 27 Juli hingga 15 September 2026. Bahkan, jumlah kasus mingguan disebut sempat meningkat hingga 5,4 kali.

Ia meminta perlindungan diprioritaskan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak dan balita, lanjut usia, ibu hamil serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan surveilans ISPA dan pneumonia, memastikan kesiapan Puskesmas, ketersediaan obat-obatan dan alat pelindung, hingga mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat terkait pembatasan aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk.

Selain ISPA, dampak musim kemarau terhadap penyakit lainnya juga perlu diwaspadai. Tercatat sebanyak 35.105 penderita diare dengan lima kasus kematian. Ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) juga menjadi perhatian pemerintah.

“Karena itu, karhutla, kekeringan, kualitas air dan kesehatan harus kita tangani secara terintegrasi, bukan sektoral,” tegas Rudy.

Dampak musim kemarau juga harus diantisipasi dari sisi ketersediaan dan kualitas air. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan pemantauan terhadap 33 titik sungai yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Kaltim. Seluruh titik tersebut dilaporkan berada dalam status tercemar ringan.

Penurunan debit sungai saat musim kemarau berpotensi memperburuk kondisi karena kemampuan air untuk mengencerkan beban pencemar ikut berkurang.

Ia kemudian meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama pemerintah kabupaten dan kota segera memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air.

Perumda Air Minum di masing-masing daerah juga diminta memastikan kesiapan sumber air baku dan distribusi air bersih. Dinas Kesehatan diminta mengantisipasi dampak kesehatan, sementara dunia usaha diharapkan turut memberikan dukungan ketika terjadi kondisi darurat.

“Jangan sampai pemerintah bergerak setelah masyarakat antre mengambil air. Kita harus hadir sebelum masalah menjadi krisis,” ungkapnya.

Ia juga meminta hasil rapat tersebut tidak berhenti pada pembahasan dan rekomendasi, melainkan ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

“Setiap keputusan rapat hari ini harus memiliki target waktu, penanggung jawab dan action plan yang jelas,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Pangdam VI/Mulawarman, Irdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Unang Sudargo menyampaikan terdapat dua faktor yang menjadi penyebab karhutla, yakni faktor manusia dan faktor alam, termasuk fenomena El Nino yang masih berlangsung.

Sejumlah langkah yang disarankan antara lain penambahan embung sebagai sumber air, penguatan armada pemadam kebakaran, larangan membakar lahan, perkerasan jalan untuk mendukung akses penanganan menuju kawasan rawan kebakaran serta penyusunan rencana kontingensi bencana oleh pemerintah daerah sesuai tipologi ancaman masing-masing wilayah.

Selain karhutla, rapat tersebut turut membahas persoalan kelistrikan, bahan bakar minyak (BBM) dan LPG yang terjadi di tengah masyarakat.

Rapat dikoordinasikan Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni dan turut dihadiri Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Karo Ops Polda Kaltim Kombes Pol Dedi Suryadi, pejabat Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), serta sejumlah instansi terkait lainnya. (yud)

Views: 480
Tags: kalimantan timurKaltimKarhutlaPemprov kaltim
Admin Diskresi.co

Admin Diskresi.co

Related Posts

Sempat Terkendala Gangguan Pembangkit, PLN Percepat Pemulihan Listrik di Melak dengan Tambahan Daya 5 MW
UTAMA

Sempat Terkendala Gangguan Pembangkit, PLN Percepat Pemulihan Listrik di Melak dengan Tambahan Daya 5 MW

November 1, 2026
Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong
UTAMA

Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong

Oktober 31, 2026
Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026
DAERAH

Tim Porprov Samarinda Optimistis Bersaing Rebut Emas di Paser

Oktober 30, 2026
Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026
UTAMA

Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026

Oktober 30, 2026
Kutai Barat Kirim 957 Personel ke Porprov Kaltim 2026
UTAMA

Kutai Barat Kirim 957 Personel ke Porprov Kaltim 2026

Oktober 30, 2026
PAMA Site TCMM Raih Penghargaan Platinum ISDA 2026
UTAMA

PAMA Site TCMM Raih Penghargaan Platinum ISDA 2026

Oktober 30, 2026
Next Post
Ratusan Kilometer Batas Berau-Kutim Belum Tuntas, Pemprov Turun Tangan

Ratusan Kilometer Batas Berau-Kutim Belum Tuntas, Pemprov Turun Tangan

Diskominfo Kaltim Evaluasi Layanan Internet OPD

Diskominfo Kaltim Evaluasi Layanan Internet OPD

Diskresi.co adalah media online yang tumbuh dari semangat jurnalisme daerah untuk menyajikan berita yang penting, dekat, dan punya makna bagi publik. Kami percaya, informasi yang jernih adalah dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Informasi Kontak:
  • +62 853-4886-8646  (Adi)
  • Alamat Kaltim:
    Jalan Kiai Haji Samanhudi Gang Rajawali
    Kel. Pelita, Kec. Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 75117

 

  • Alamat Kaltara:
    JaIan Lili 8, RT.57, No. 133, Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat,
    Kota Tarakan, Kalimantan Utara. 77111

Kategori

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi