KUTIM, diskresi.co – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) didorong memperluas jangkauan pemasaran setelah Pekan Raya Kutim Expo 2026 berakhir. Produk yang diperkenalkan selama pameran diharapkan tidak hanya dikenal pengunjung, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan menghasilkan peluang usaha berkelanjutan.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, mengatakan pameran yang berlangsung sekitar sepekan tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk sekaligus membangun kerja sama bisnis. Selama kegiatan, transaksi peserta pameran, khususnya UMKM, tercatat mencapai Rp4,24 miliar.
Mahyunadi memperkirakan nilai transaksi tersebut berpotensi memberikan keuntungan cukup besar bagi pelaku usaha. Dengan asumsi margin keuntungan sebesar 25 persen dari nilai transaksi sekitar Rp4,25 miliar, keuntungan yang diperoleh secara keseluruhan diperkirakan mendekati Rp1 miliar.
“Kalau dihitung-hitung dari Rp4,25 miliar itu kali 25 persen keuntungannya, berarti kurang lebih Rp1 miliar ada yang dapatkan keuntungan oleh para pelaku UMKM yang ada di sini selama Pekan Raya ini,” ujar Mahyunadi saat penutupan Pekan Raya Kutim Expo 2026, Sabtu (17/10/26) malam.
Ia menegaskan, manfaat pameran perlu berlanjut setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Pelaku UMKM diharapkan menindaklanjuti peluang kerja sama yang diperoleh serta mengembangkan produk agar memiliki daya saing di pasar yang lebih besar.
“Produk yang diperkenalkan harus memiliki kesempatan menembus pasar yang lebih luas. Kerja sama yang dibangun dan ditindaklanjuti dan peluang usaha yang ditemukan harus dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang produktif,” katanya.
Menurut Mahyunadi, penguatan UMKM menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kutim yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Pengembangan usaha lokal diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pameran ini boleh berakhir malam ini, namun semangat pembangunan ekonomi Kutim tidak boleh berakhir,” tutupnya(Adv/diskominfo/ar).











