KUTIM, diskresi.co – Pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai didukung melalui platform pembelajaran digital. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengembangkan Learning Management System (LMS) untuk mendukung pelaksanaan pelatihan secara daring.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Staper Kutim, Reza Triakbari, menjelaskan platform tersebut disiapkan sebagai sarana pembelajaran yang memungkinkan peserta mengakses materi pelatihan secara online. Pengembangan ini juga mencakup penyiapan materi bersama pihak terkait, termasuk Saifuddin.
“LMS ini kami kembangkan untuk mendukung kebutuhan pembelajaran ASN melalui platform digital, sehingga materi pelatihan bisa diakses secara daring,” ujar Reza, Sabtu (24/10/26).
Melalui sistem tersebut, kegiatan pembelajaran dirancang agar tidak selalu bergantung pada pertemuan tatap muka. Peserta dapat mengikuti proses belajar melalui platform yang disediakan, sementara pelaksanaan dan mekanisme pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan instansi terkait.
Selain menyediakan materi, LMS juga dirancang untuk mendukung penerbitan sertifikat bagi peserta sesuai mekanisme yang berlaku. Fitur ini menjadi bagian dari pengembangan layanan pembelajaran agar proses pelatihan dapat dikelola melalui sistem digital.
Reza menjelaskan, pemanfaatan teknologi dalam pelatihan dapat menjadi alternatif untuk kegiatan peningkatan kapasitas aparatur, termasuk bimbingan teknis (bimtek). Model daring berpotensi mengurangi kebutuhan perjalanan dan penyelenggaraan kegiatan yang mengharuskan peserta berkumpul di satu tempat.
“Pengembangannya dilakukan bersama pihak terkait, termasuk dalam penyiapan materi pembelajaran. Karena itu, koordinasi dengan BKPSDM menjadi bagian penting agar sistem ini sesuai dengan kebutuhan pelatihan ASN,” jelasnya.
Pengembangan LMS masih membutuhkan kesiapan materi, pengelolaan platform, serta koordinasi ant instansi agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan.
“Melalui kolaborasi tersebut, Diskominfo Staper dan BKPSDM mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran dan peningkatan kompetensi aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim,” tandasnya.(adv/Diskominfo/ar)











