JAKARTA, diskresi.co – Yamaha Racing Indonesia melanjutkan tren positif pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Setelah meraih kemenangan perdana kelas SS600 pada putaran keempat di Mandalika, hasil serupa kembali dicatatkan pada seri kelima yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Wahyu Nugroho menjadi salah satu pembalap yang mencuri perhatian setelah memenangkan race 2 kelas SS600. Pembalap asal Boyolali, Jawa Tengah, tersebut juga mengamankan podium ketiga pada race 1.
Hasil itu membuat Wahyu mencatatkan dua kemenangan beruntun dalam dua seri terakhir ARRC. Sebelumnya, ia berhasil naik podium tertinggi saat berlaga di Mandalika pada Agustus lalu.
Tambahan poin dari Sepang membuat Wahyu bertahan di peringkat keempat klasemen sementara SS600 dengan koleksi 137 poin.
Catatan tersebut sekaligus melanjutkan rangkaian hasil positif Wahyu di sejumlah kejuaraan. Pada akhir Agustus, ia finis keenam dalam race seri ketiga ST600 All Japan Road Race Championship di Motegi. Sebelumnya, Wahyu juga memenangkan seri ketiga kelas National Sport 600cc Kejurnas Mandalika Racing Series pada akhir Juli.
Sementara rekan setimnya, M Faerozi, menunjukkan peningkatan pada race 2 ARRC Sepang dengan finis di posisi keempat. Hasil tersebut membaik dibandingkan race 1 ketika ia mengakhiri perlombaan di urutan ke-11.
Faerozi kini naik satu tingkat ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan mengumpulkan 72 poin.
Hasil positif Yamaha Racing Indonesia juga datang dari kelas AP250. Fadhil Musyavi berhasil dua kali naik podium pada putaran kelima setelah finis kedua dalam race 1 dan race 2.
Tambahan dua podium tersebut membuat Fadhil telah tiga kali naik podium sepanjang musim 2026. Sebelumnya, ia mengamankan podium ketiga pada putaran keempat di Mandalika.
Fadhil kini berada di peringkat keenam klasemen sementara AP250 dengan mengoleksi 86 poin.
Sementara itu, Candra Hermawan menyelesaikan race 1 Sepang di posisi ke-10 sebelum memperbaiki hasil dengan finis kelima pada race 2. Candra berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 86 poin.
Sepanjang lima seri yang telah berlangsung, Candra dan Fadhil bergantian menyumbangkan podium bagi Yamaha Racing Indonesia di kelas AP250. Candra mencatatkannya pada seri pertama hingga ketiga, sedangkan Fadhil meraih podium pada seri keempat dan kelima.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan hasil di Sepang menunjukkan konsistensi tim setelah sebelumnya memperoleh pencapaian positif di Mandalika.
“Pencapaian pada seri kelima ini melanjutkan hasil yang sebelumnya kami raih di Mandalika. Dua kemenangan beruntun di kelas SS600 menunjukkan kemampuan para pembalap untuk tetap kompetitif menghadapi persaingan yang ketat,” kata Wahyu Rusmayadi.
Menurutnya, Wahyu Nugroho mampu menjaga konsistensi dengan berada di barisan depan sepanjang balapan hingga akhirnya memenangkan race 2.
Sedangkan Faerozi sebenarnya mampu bersaing di kelompok terdepan pada race pertama. Namun, persoalan pada sepeda motor membuatnya harus menyelesaikan balapan di posisi ke-11 meski sempat berada di lima besar pada lap terakhir.
“Pada race kedua, Faerozi tampil agresif sejak start dengan langsung berada di posisi kedua dan beberapa kali memimpin balapan. Persaingan pada lap terakhir sangat ketat hingga akhirnya ia nyaris mendapatkan podium,” ujarnya.
Wahyu Rusmayadi juga menyoroti perkembangan pembalap di kelas AP250. Menurutnya, dalam lima putaran yang sudah berlangsung, Yamaha Racing Indonesia selalu mendapatkan podium melalui Candra Hermawan maupun Fadhil Musyavi.
“Tim dan para pembalap terus bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Masih tersisa satu putaran di Buriram pada awal Desember. Kami berharap bisa kembali mendapatkan hasil maksimal sekaligus menutup musim ini dengan baik,” katanya.
Wahyu Nugroho mengaku dua kemenangan berturut-turut di Mandalika dan Sepang menjadi pencapaian penting baginya pada musim ini.
“Dua kemenangan beruntun pada seri keempat dan kelima menjadi hasil yang sangat berarti. Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja maksimal sehingga kami bisa mencapai hasil yang diinginkan,” ujar Wahyu.
Ia pun membidik hasil serupa ketika menghadapi putaran terakhir di Buriram, Thailand.
“Saya ingin kembali berjuang mendapatkan kemenangan pada seri penutup agar bisa mengakhiri musim ini dengan hasil yang berkesan,” tambahnya.
M Faerozi mengatakan perkembangan performanya tidak terlepas dari evaluasi yang terus dilakukan bersama tim pada setiap putaran.
“Selalu ada peningkatan dari setiap seri yang kami jalani. Dukungan tim dan setelan Yamaha R6 yang sesuai membantu performa saya terus berkembang. Evaluasi yang dilakukan juga membuat kami semakin kompetitif,” kata Faerozi.
Sementara Candra Hermawan bersyukur masih mampu menambah poin dari putaran kelima. Ia berharap dapat kembali naik podium pada seri terakhir.
“Saya cukup senang masih bisa mendapatkan tambahan poin untuk klasemen. Target berikutnya tentu kembali meraih podium dan semoga bisa diwujudkan pada putaran terakhir di Buriram,” tutur Candra.
Fadhil Musyavi juga menilai dua podium yang diperolehnya di Sepang menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan kariernya di ARRC.
“Hasil dari dua race di Sepang sangat menggembirakan dan menjadi pengalaman berkesan bagi saya. Banyak pelajaran yang saya dapatkan dan tentunya saya ingin mempertahankan pencapaian ini,” kata Fadhil.
Ia menegaskan seri terakhir di Buriram akan menjadi kesempatan berikutnya untuk kembali mengejar prestasi.
“Putaran terakhir akan menjadi pembuktian berikutnya. Saya akan berusaha kembali mendapatkan hasil terbaik,” pungkasnya.
ARRC 2026 masih menyisakan satu putaran. Seri penutup dijadwalkan berlangsung di Buriram, Thailand, pada awal Desember mendatang. (*/yud)





















