TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat strategi pemasaran produk unggulan daerah agar mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas akses pasar sekaligus memanfaatkan berbagai forum dan kegiatan resmi sebagai sarana promosi produk lokal.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara, Hasriyani, mengatakan penguatan akses pasar menjadi salah satu fokus yang terus didorong pemerintah daerah guna meningkatkan daya saing produk unggulan Kaltara.
“Pengembangan akses pasar bagi produk unggulan daerah harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami mendorong agar strategi ini terus diperkuat,” ujarnya kepada Radar Tarakan usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Maluku, Kamis (4/6).
Ia menjelaskan, FGD tersebut digelar sebagai wadah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, integrasi sektor pertanian maritim, serta pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di tingkat regional.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kaltara mengikutsertakan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Disperindagkop dan UKM.
“Beberapa perangkat daerah dari Pemprov Kaltara turut hadir dalam forum ini, termasuk Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Disperindagkop dan UKM,” katanya.
Hasriyani mengungkapkan, Kaltara menyampaikan sejumlah rekomendasi dalam forum tersebut, khususnya terkait upaya memperkuat pemasaran produk unggulan daerah melalui strategi yang lebih terintegrasi.
Menurutnya, Disperindagkop dan UKM menekankan pentingnya memperluas akses pasar, mendorong hilirisasi produk unggulan, menyusun peta potensi daerah secara nasional, serta mengembangkan sistem promosi yang mampu menghubungkan produk-produk unggulan antardaerah.
“Dari sisi Disperindagkop, kami mengusulkan penguatan strategi akses pasar, percepatan hilirisasi, penyusunan peta potensi nasional setiap daerah, serta pengembangan promosi yang dapat mengintegrasikan produk unggulan antarwilayah,” pungkasnya.
Melalui berbagai strategi tersebut, Pemprov Kaltara berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal luas dan memiliki daya saing yang lebih kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha lokal. (fad)



















