Diskresi
Tetap Mengudara
Selasa, September 22, 2026
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
Diskresi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Home UTAMA

134 Hotspot Terpantau di Kaltim, Pemerintah Andalkan Hujan dan OMC Tekan Kabut Asap

Admin Diskresi.co by Admin Diskresi.co
September 18, 2026
Reading Time: 3 mins read

SAMARINDA, diskresi.co – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Timur. Hingga Jumat (18/9/26), sebanyak 134 titik panas atau hotspot terdeteksi tersebar di sejumlah wilayah. Kabut asap yang menyertainya mulai berdampak terhadap aktivitas masyarakat hingga penerbangan.

Perkembangan karhutla, kondisi cuaca, kualitas udara dan persebaran asap menjadi pembahasan dalam briefing penanganan siaga darurat karhutla dan kekeringan yang digelar di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Buyung Dodi Gunawan menyampaikan, kabut asap telah menyebar ke berbagai wilayah. Kondisinya dapat berubah mengikuti arah angin dan dinamika atmosfer.

Karena itu, koordinasi dan sinkronisasi informasi dari masing-masing daerah terus dilakukan agar perkembangan kondisi di lapangan dapat disampaikan secara seragam kepada masyarakat.

“Asap sudah menyebar di wilayah Kaltim. Data dari berbagai pihak terus kami sinkronkan supaya informasi yang disampaikan sama dan tidak menimbulkan simpang siur,” ujar perwakilan BPBD dalam briefing tersebut.

RELATED POSTS

Dinkes Kaltim Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Sengketa Aset SMAN 10 Belum Usai, Pemprov Kaltim Pastikan Sekolah Tetap Berjalan

Dispar Kaltim Kembangkan Face Painting untuk Perkuat Daya Tarik Event Wisata

Perkembangan cuaca di masing-masing daerah terpantau berbeda. Di Kutai Timur, hujan dilaporkan telah mengguyur beberapa desa. Sejumlah kawasan di daerah tersebut juga mulai mengalami kondisi lebih cerah dan sejuk dibandingkan sebelumnya.

Sementara di Kutai Kartanegara, kabut asap masih cukup terasa. Kondisi itu bahkan berdampak terhadap kegiatan pendidikan, sehingga pembelajaran siswa di sejumlah wilayah harus dilaksanakan secara daring.

Perubahan cuaca dibandingkan hari sebelumnya juga terjadi di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).

Di Bontang, sinar matahari mulai terlihat meski kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut. Sebelumnya, hujan dengan intensitas ringan juga sempat turun di daerah itu.

Kabut asap turut dilaporkan menyebar secara merata di Kabupaten Berau. Kondisi tersebut menunjukkan dampak karhutla tidak hanya berada di sekitar sumber kebakaran, tetapi dapat menjangkau wilayah lain mengikuti pergerakan asap.

Dampak cukup nyata juga terjadi pada sektor transportasi udara. Salah satu penerbangan Garuda yang semestinya mendarat di Bandara APT Pranoto Samarinda terpaksa dialihkan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan akibat kondisi yang tidak memungkinkan untuk pendaratan.

Kualitas udara di kawasan sekitar Bandara APT Pranoto juga menjadi perhatian. Berdasarkan data yang disampaikan pada briefing, indeks kualitas udara tercatat berada pada angka 341,7 dan masuk kategori berbahaya.

Kondisi tersebut membuat pemantauan karhutla tidak hanya difokuskan pada upaya pemadaman di lokasi munculnya api. Pergerakan kabut asap, kualitas udara hingga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan transportasi juga terus diawasi.

Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD dan sejumlah pihak terkait terus berkoordinasi serta menyelaraskan data lapangan. Informasi mengenai hotspot, kualitas udara, perkembangan cuaca hingga peluang hujan menjadi bagian yang terus diperbarui.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi lahan yang masih kering membuat potensi kemunculan titik api baru tetap perlu diwaspadai.

Potensi Hujan Diharapkan Kurangi Asap
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor mengatakan, keberadaan awan yang memiliki potensi menghasilkan hujan menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi udara.

“Kami berharap awan yang berpotensi hujan dapat benar-benar menghasilkan hujan sehingga membantu memperbaiki kondisi yang ada,” pungkasnya.

Prakiraan cuaca juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Potensi akumulasi curah hujan dengan kategori ringan hingga sedang menjadi bagian dari analisis agar meningkatkan peluang terjadinya hujan.

Berdasarkan analisis atmosfer, kondisi udara diperkirakan mulai menunjukkan perbaikan sekitar 19 hingga 20 September 2026. Kendati demikian, potensi munculnya hotspot baru masih harus diantisipasi.

Sebab, apabila intensitas penyinaran matahari kembali meningkat ketika tutupan awan berkurang, permukaan lahan yang masih kering dapat kembali meningkatkan potensi kemunculan titik panas.

Pemantauan terhadap hotspot, kualitas udara, cuaca dan perkembangan karhutla karena itu tetap dilakukan selama masa siaga darurat.

Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara dan cuaca di daerah masing-masing, terutama ketika kabut asap masih terjadi.

Pemerintah berharap potensi hujan yang mulai muncul di sejumlah wilayah, ditambah pelaksanaan OMC, dapat membantu mengurangi kabut asap dan dampak kekeringan secara bertahap.

Meski kondisi atmosfer diperkirakan mulai lebih mendukung, kewaspadaan tetap diperlukan. Pencegahan munculnya titik api baru dinilai penting agar karhutla tidak kembali meluas dan kualitas udara di Kalimantan Timur dapat berangsur membaik. (yud)

Post Views: 546
Tags: bpbdkalimantan timurKaltimKarhutlaPemprovPemprov kaltim
Admin Diskresi.co

Admin Diskresi.co

Related Posts

Dinkes Kaltim Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
UTAMA

Dinkes Kaltim Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

September 22, 2026
Sengketa Aset SMAN 10 Belum Usai, Pemprov Kaltim Pastikan Sekolah Tetap Berjalan
UTAMA

Sengketa Aset SMAN 10 Belum Usai, Pemprov Kaltim Pastikan Sekolah Tetap Berjalan

September 22, 2026
Dispar Kaltim Kembangkan Face Painting untuk Perkuat Daya Tarik Event Wisata
UTAMA

Dispar Kaltim Kembangkan Face Painting untuk Perkuat Daya Tarik Event Wisata

September 22, 2026
Polres Kubar Gandeng Insan Pers Tangkal Hoaks di Tengah Perkembangan AI
UTAMA

Polres Kubar Gandeng Insan Pers Tangkal Hoaks di Tengah Perkembangan AI

September 22, 2026
Hadapi Dunia Kerja, Siswa SMKN 2 Sendawar Dibekali K3 dan Budaya 5R
UTAMA

Hadapi Dunia Kerja, Siswa SMKN 2 Sendawar Dibekali K3 dan Budaya 5R

September 21, 2026
Primecare Samarinda: Pasien Emergency Ditolong Dulu, Urusan Pembayaran Belakangan
UTAMA

Primecare Samarinda: Pasien Emergency Ditolong Dulu, Urusan Pembayaran Belakangan

September 21, 2026
Next Post
DPRD Dorong Perkada, Pemprov Kaltim Tetap Pilih APBD-P untuk Bayar TPP Nakes

DPRD Dorong Perkada, Pemprov Kaltim Tetap Pilih APBD-P untuk Bayar TPP Nakes

DPRD Soroti Temuan HIV pada Anak Usia Sekolah, Pencegahan Bakal Masuk Lingkungan Pendidikan

DPRD Soroti Temuan HIV pada Anak Usia Sekolah, Pencegahan Bakal Masuk Lingkungan Pendidikan

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Festival Kampung Bahari Nusantara Pulau Miang 2025

Layanan Medis Kapal Dr Lie Dharmawan Bantu Warga Pesisir Sandaran Dapatkan Akses Kesehatan Layak

Layanan Medis Kapal Dr Lie Dharmawan Bantu Warga Pesisir Sandaran Dapatkan Akses Kesehatan Layak

Rumah Sakit Kapal Dr Lie Dharmawan Bersandar di Sandaran, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir

Rumah Sakit Kapal Dr Lie Dharmawan Bersandar di Sandaran, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir

Diskominfo Kutim Tegaskan ASN Jadi Garda Depan Keamanan Digital Pemerintahan

Diskominfo Kutim Tegaskan ASN Jadi Garda Depan Keamanan Digital Pemerintahan

Pemkab Kutim Dorong Pemerataan Pembangunan Lewat Penguatan Infrastruktur Pedesaan

Pemkab Kutim Dorong Pemerataan Pembangunan Lewat Penguatan Infrastruktur Pedesaan

Dinkes Kaltim Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Dinkes Kaltim Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

September 22, 2026
Sengketa Aset SMAN 10 Belum Usai, Pemprov Kaltim Pastikan Sekolah Tetap Berjalan

Sengketa Aset SMAN 10 Belum Usai, Pemprov Kaltim Pastikan Sekolah Tetap Berjalan

September 22, 2026
Dispar Kaltim Kembangkan Face Painting untuk Perkuat Daya Tarik Event Wisata

Dispar Kaltim Kembangkan Face Painting untuk Perkuat Daya Tarik Event Wisata

September 22, 2026
Polres Kubar Gandeng Insan Pers Tangkal Hoaks di Tengah Perkembangan AI

Polres Kubar Gandeng Insan Pers Tangkal Hoaks di Tengah Perkembangan AI

September 22, 2026
Hadapi Dunia Kerja, Siswa SMKN 2 Sendawar Dibekali K3 dan Budaya 5R

Hadapi Dunia Kerja, Siswa SMKN 2 Sendawar Dibekali K3 dan Budaya 5R

September 21, 2026
UTAMA

Dinkes Kaltim Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

September 22, 2026
UTAMA

Sengketa Aset SMAN 10 Belum Usai, Pemprov Kaltim Pastikan Sekolah Tetap Berjalan

September 22, 2026
UTAMA

Dispar Kaltim Kembangkan Face Painting untuk Perkuat Daya Tarik Event Wisata

September 22, 2026
UTAMA

Polres Kubar Gandeng Insan Pers Tangkal Hoaks di Tengah Perkembangan AI

September 22, 2026

Diskresi.co adalah media online yang tumbuh dari semangat jurnalisme daerah untuk menyajikan berita yang penting, dekat, dan punya makna bagi publik. Kami percaya, informasi yang jernih adalah dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Informasi Kontak:
  • +62 853-4886-8646  (Adi)
  • Alamat Kaltim:
    Jalan Kiai Haji Samanhudi Gang Rajawali
    Kel. Pelita, Kec. Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 75117

 

  • Alamat Kaltara:
    JaIan Lili 8, RT.57, No. 133, Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat,
    Kota Tarakan, Kalimantan Utara. 77111

Kategori

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Tetap Mengudara

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi