Sendawar, diskresi.co – Tim sepak bola Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang akan digelar di Kabupaten Paser, November 2026.
Tidak sekadar berpartisipasi, skuad yang diperkuat pemain-pemain asli daerah itu bertekad bersaing memperebutkan medali emas dan mengharumkan nama Kutai Barat di tingkat provinsi.
Optimisme tersebut disampaikan pelatih kepala tim sepak bola Porprov Kutai Barat, Fauzico Lamaruma, saat ditemui di Pondok Karantina, Rumah Dinas Bupati Kutai Barat, Rabu (21/10/26).
Fauzico yang didatangkan dari Palu dan pernah memperkuat Pupuk Kaltim itu mengaku yakin dengan kemampuan para pemain setelah melihat perkembangan mereka selama menjalani pemusatan latihan.
Menurutnya, proses pembinaan yang dilakukan sejauh ini telah membawa perubahan positif terhadap kondisi fisik, kemampuan bermain, serta kesiapan mental para atlet.
Memasuki tahap akhir program training center (TC), persiapan tim disebut telah mencapai sekitar 85 persen.
Capaian tersebut menjadi modal bagi jajaran pelatih untuk menyempurnakan sejumlah aspek permainan sebelum menghadapi pertandingan di Paser.
Fauzico menilai para pemain memiliki potensi untuk memberikan hasil terbaik apabila mampu menunjukkan kedisiplinan, semangat juang, dan kerja sama selama pertandingan.
“Kubar bisa Kubar Juara, saya yakin dengan anak asuh saya bisa juara di porprov Paser kali ini,” ujarnya penuh optimisme.
Meski memasang target medali emas, ia menyadari, pencapaian tersebut membutuhkan perjuangan dan kerja keras dari seluruh pemain.
Karena itu, ia meminta anak asuhnya terus meningkatkan kualitas latihan dan tidak cepat puas terhadap perkembangan yang telah dicapai.
Ia juga berharap seluruh pemain mampu menjaga mental bertanding, terutama ketika menghadapi tekanan dari lawan selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat, menyatakan harapan serupa terhadap penampilan tim sepak bola daerahnya.
Teddy mengatakan perkembangan para pemain selama menjalani pemusatan latihan cukup menggembirakan, terutama dari sisi peningkatan stamina.
Jika sebelumnya kondisi fisik sejumlah pemain masih belum optimal, kini kemampuan mereka telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Dengan kesiapan yang semakin matang, PSSI Kutai Barat optimistis tim sepak bola dapat memberikan perlawanan maksimal kepada daerah lain yang mengikuti Porprov VIII.
Dirinya berharap seluruh pemain mampu mewujudkan harapan Bupati Kutai Barat dan masyarakat yang menginginkan prestasi membanggakan dari cabang olahraga sepak bola.
Selain menjaga kualitas latihan, PSSI juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan penunjang pertandingan, termasuk kostum, sepatu, dan perlengkapan pemain.
Fokus berikutnya adalah memastikan kesiapan tim menjelang keberangkatan, baik melalui alternatif pemusatan latihan lanjutan di Samarinda maupun langsung menuju Kabupaten Paser.
Bagi Fauzico, kesempatan tampil pada Porprov merupakan momentum bagi para pemain asli Kutai Barat untuk membuktikan kemampuan mereka di tingkat Kalimantan Timur.
Ia berharap semangat perjuangan para atlet dapat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan target medali emas yang telah dicanangkan. (arf)











