KUTIM, diskresi.co – Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur menuju Pelabuhan Kenyamukan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menjadi salah satu prioritas pembangunan Dinas Perhubungan (Dishub) pada 2026. Penambahan penerangan tersebut dianggarkan untuk mendukung kebutuhan akses menuju pelabuhan yang direncanakan beroperasi pada 2028.
Sekretaris Dishub Kutim, Masrianto Suriansyah, mengatakan pembangunan PJU baru itu merupakan bagian dari penataan penerangan jalan setelah kewenangan pengelolaannya dilimpahkan kepada Dishub pada 2025.
“Terkait dengan PJU, Dinas Perhubungan ini baru mendapatkan pelimpahan kewenangan terkait dengan tanggung jawab PJU, ini di tahun 2025,” ujar Masrianto, Sabtu (17/10/26).
Seiring pelimpahan tersebut, Dishub melakukan inventarisasi seluruh PJU yang tersebar di Kutim pada 2026. Pendataan mencakup fasilitas penerangan yang sebelumnya dibangun oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga pengelolaannya dapat dipetakan secara menyeluruh.
“Maka di tahun 2026 ini, Dinas Perhubungan lagi melakukan inventarisir seluruh PJU yang ada di Kabupaten Kutim yang sebelumnya telah dibangun oleh beberapa OPD,” katanya.
Selain mendata fasilitas yang sudah tersedia, Dishub juga mengalokasikan anggaran untuk menambah PJU di sejumlah titik. Jalur menuju Pelabuhan Kenyamukan menjadi lokasi pertama yang masuk dalam rencana pembangunan baru tersebut.
“Di tahun 2026 kita juga sudah menganggarkan untuk penambahan PJU baru. Itu lokasi pertama menuju Pelabuhan Kenyamukan,” jelasnya.
Pembangunan penerangan juga direncanakan menjangkau kawasan kecamatan. Untuk tahap awal, Dishub memfokuskan pengadaan PJU di Kecamatan Kaliorang.
Masrianto menjelaskan, pelaksanaan pembangunan akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal APBD. Karena itu, penambahan PJU di kecamatan lain dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal yang disiapkan pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan tahun ini pada dua lokasi ini jadi fokus kita dulu untuk membangun dan ini juga akan bertahap sesuai dengan fiskal APBD. Kecamatan-kecamatan yang lainnya tinggal menunggu jadwal saja untuk kita lakukan pembangunan dan pengadaan PJU,” pungkasnya.(adv/diskominfo/ar)











