KUTIM, diskresi.co – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim) menyiapkan ruang untuk memperkenalkan potensi investasi daerah dalam Kutim Expo 2026. Melalui kegiatan tersebut, berbagai peluang yang dimiliki Kutim akan diperkenalkan kepada masyarakat sekaligus calon investor.
Sekretaris DPMPTSP Kutim, Tarmizi, mengatakan Expo menjadi salah satu kesempatan untuk memperluas pengenalan terhadap potensi daerah. Tidak hanya informasi investasi yang disiapkan DPMPTSP, perangkat daerah lain juga dapat menampilkan potensi sesuai bidang masing-masing.
“Kami ingin memperkenalkan potensi investasi yang ada di Kutai Timur. Nanti di Expo, potensi-potensi Kutai Timur akan ditampilkan,” kata Tarmizi, Rabu (7/10/26).
Menurut dia, potensi yang dapat ditampilkan cukup beragam, termasuk sektor pariwisata dan bidang lain yang memiliki peluang agar dikembangkan. Dengan keterlibatan berbagai perangkat daerah, informasi yang disampaikan dalam Expo diharapkan dapat memberikan gambaran lebih luas mengenai peluang yang tersedia di Kutim.
Kutim Expo 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-27 Kutim dan digelar berdekatan dengan Pesta Adat Erau.
Kondisi tersebut dinilai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pengunjung yang datang mengikuti rangkaian kegiatan.
Di sisi lain, DPMPTSP tidak hanya melihat Expo dari sisi promosi investasi. Pelaksanaan kegiatan selama sekitar sepekan juga diharapkan ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.
“Kita berharap ke depannya Kutai Timur lebih hebat lagi dengan kegiatan-kegiatan yang sudah kita laksanakan. Terutama dalam satu minggu ini, Expo untuk perputaran ekonomi yang ada di Kutim, khususnya kegiatan UMKM,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, DPMPTSP fokus menyiapkan tenant Expo. Sementara keterlibatan pelaku usaha diperkuat melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
“Harapannya ruang promosi tersebut dapat membantu memperkenalkan Kutim tidak hanya sebagai daerah dengan potensi sumber daya, tetapi juga sebagai wilayah yang memiliki peluang pengembangan usaha dan investasi,” tandasnya.(adv/diskominfo/ar)











