KUTIM, diskresi.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mematangkan kesiapan jalur sebelum rencana pengoperasian bus perintis direalisasikan. Pemeriksaan kondisi lintasan menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan nantinya berlangsung aman.
Kepala Dishub Kutim Poniso Suryo Renggono mengatakan, sejumlah aspek teknis masih perlu dipastikan sebelum bus dapat beroperasi. Di antaranya ruas yang dapat digunakan, panjang lintasan yang dilewati, hingga titik tertentu yang membutuhkan perhatian khusus.
Persiapan tersebut diperlukan karena sebagian lintasan berada pada jalur yang memiliki karakter berbeda dengan jalan umum.
“Aktivitas kendaraan operasional juga tetap berlangsung sehingga pola perjalanan bus perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya.
Keselamatan penumpang dan pengguna jalan menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan rencana tersebut. Pengaturan pergerakan kendaraan nantinya diperlukan agar pelayanan bus tidak menimbulkan gangguan terhadap aktivitas yang sudah berjalan.
Dishub Kutim akan melanjutkan pemeriksaan lapangan sekaligus pembahasan teknis sebelum program memasuki tahap operasional.
“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur yang digunakan benar-benar dapat menunjang pelayanan transportasi,” tegasnya.
Selain aspek keselamatan, kesiapan teknis juga menjadi bagian dari penyelesaian berbagai kebutuhan program yang telah diusulkan sebelumnya. Pemerintah daerah berupaya melengkapi dokumen dan koordinasi agar pelaksanaan bus perintis dapat berjalan sesuai kondisi lapangan.
“Melalui persiapan tersebut, Dishub Kutim ingin memastikan rencana pelayanan transportasi tidak hanya tersedia bagi masyarakat, tetapi juga dapat berjalan dengan memperhatikan keselamatan serta aktivitas kendaraan di sepanjang lintasan,” tandasnya.(adv/Diskominfo/ar)











