SAMARINDA, diskresi.co – Tim biliar Kota Samarinda memasang target tinggi dalam menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 4-5 November 2026 di Kota Balikpapan.
Berstatus sebagai juara bertahan, tim biliar Samarinda menyatakan kesiapannya untuk kembali bersaing memperebutkan medali emas sekaligus mempertahankan prestasi yang berhasil diraih pada penyelenggaraan sebelumnya.
Ketua PWI Kaltim Biliar Club, Yudi Adi Prabowo, mengungkapkan optimisme tersebut didasari komposisi pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman bertanding cukup baik.
Menurutnya, kekuatan tim yang dimiliki saat ini menjadi modal penting agar menghadapi persaingan dari kontingen kabupaten dan kota lainnya di Kaltim.
“Kami sangat siap menghadapi Porwada tahun ini. Dengan komposisi pemain yang ada, saya optimistis tim biliar Samarinda mampu kembali memberikan hasil terbaik dan mempertahankan gelar juara yang sudah diraih sebelumnya,” ujar Yudi, Selasa (3/11/26).
Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Pada Porwada Kaltim yang berlangsung di Kota Bontang tahun lalu, tim biliar Samarinda berhasil menunjukkan dominasinya dengan mengoleksi dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Capaian tersebut menjadi motivasi bagi para pemain agar kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam pertandingan tahun ini.
Yudi menilai persaingan pada Porwada 2026 berpotensi berlangsung semakin ketat. Pasalnya, setiap daerah tentu telah mempersiapkan atlet terbaik agar memperebutkan gelar juara.
Meski demikian, dirinya meyakini pengalaman bertanding dan kekompakan tim dapat menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan pertandingan.
“Pada Porwada Bontang tahun lalu, kami berhasil membawa pulang dua emas, satu perak, dan dua perunggu. Tentu harapan kami tahun ini bisa mempertahankan pencapaian tersebut,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh pemain agar tidak menganggap remeh lawan dan tetap menjaga konsentrasi selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, olahraga biliar tidak hanya mengandalkan kemampuan teknik, tetapi juga membutuhkan ketenangan, strategi, dan mental bertanding yang kuat.
Sementara itu, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Didda Satrya, yang akrab disapa Dimas, menilai keikutsertaan wartawan dalam Porwada merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan prestasi olahraga sekaligus mempererat hubungan antarsesama insan pers di daerah.
Ia menekankan, Porwada bukan sekadar ajang memperebutkan medali, melainkan juga menjadi sarana membangun semangat sportivitas, solidaritas, dan kebersamaan di kalangan wartawan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Porwada bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana kegiatan ini mampu memperkuat kebersamaan dan persaudaraan antarsesama wartawan di Kalimantan Timur,” jelasnya.
Ia juga berharap tim biliar Samarinda mampu mempertahankan konsistensi prestasinya. Menurutnya, keberhasilan pada penyelenggaraan sebelumnya dapat menjadi motivasi untuk tampil lebih maksimal di Balikpapan.
“Prestasi yang sudah diraih tentu menjadi modal dan motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Kami berharap tim biliar Samarinda bisa kembali tampil maksimal, menjaga kekompakan, dan memberikan hasil terbaik dalam Porwada tahun ini,” tukasnya.
Pelaksanaan Porwada Kaltim 2026 diharapkan dapat menjadi momentum agar memperkuat pembinaan olahraga di lingkungan wartawan, sekaligus mendorong semakin banyak insan pers aktif dalam kegiatan olahraga.
Dengan persiapan dan pengalaman yang dimiliki, tim biliar Samarinda kini bertekad kembali menunjukkan performa terbaiknya di meja pertandingan serta membawa pulang prestasi membanggakan dari Kota Balikpapan. (yud)











