Diskresi
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
Diskresi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Home UTAMA

Warga Kaltim Terpapar Asap, DPRD Tagih Tanggung Jawab Pemerintah

Admin Diskresi.co by Admin Diskresi.co
Oktober 15, 2026
Reading Time: 2 mins read
Warga Kaltim Terpapar Asap, DPRD Tagih Tanggung Jawab Pemerintah

SAMARINDA, diskresi.co – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat sorotan dari DPRD Kaltim. Pemerintah dinilai perlu mengambil langkah lebih konkret agar melindungi masyarakat yang terdampak kabut asap selama tiga bulan terakhir.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim, Samsun, menilai upaya penanganan Karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman kebakaran, pendataan titik panas, maupun koordinasi antarinstansi.

Menurutnya, perlindungan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas, terutama ketika kabut asap masih mengganggu aktivitas warga.

“Jangan sampai masyarakat harus menghadapi dan menanggung sendiri dampak kabut asap ini. Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan karena masyarakat memiliki hak untuk hidup sehat,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pemerintah agar menangani Karhutla tidak cukup diukur dari jumlah titik api yang berhasil dipadamkan atau luas lahan yang terbebas dari kebakaran.

RELATED POSTS

Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong

Pengurus KKPK Kaltim Dikukuhkan, Seno Aji Titip Pesan Kerukunan

Karhutla Kaltim Mulai Mereda, Kabut Asap Masih Mengancam Kesehatan Warga

Lebih dari itu, pemerintah perlu memastikan berbagai kebijakan dan langkah penanganan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia menilai, apabila kabut asap masih terus dirasakan warga, strategi penanganan yang selama ini dijalankan perlu dievaluasi.

“Kalau berbagai upaya sudah dilakukan tetapi dampaknya belum dirasakan masyarakat, tentu perlu ada evaluasi. Pemerintah harus mencari langkah yang lebih efektif agar persoalan ini bisa ditangani dengan baik,” ungkapnya.

Dirinya juga menyoroti pentingnya bantuan langsung bagi masyarakat terdampak, mulai dari pembagian masker, vitamin, hingga penyediaan air bersih.

Selain itu, pemerintah diminta memperhatikan keselamatan anak-anak, termasuk mempertimbangkan penyesuaian kegiatan belajar mengajar apabila kualitas udara berada pada kondisi yang membahayakan kesehatan.

Menurutnya, langkah tersebut jauh lebih dibutuhkan masyarakat dibandingkan sekadar penyampaian laporan mengenai perkembangan titik api.

“Yang kita harapkan adalah tindakan nyata di lapangan. Jangan hanya sebatas melakukan identifikasi persoalan, tetapi harus ada langkah konkret untuk membantu masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim telah berupaya membantu masyarakat melalui pembagian masker dan vitamin yang disalurkan lewat kantor partai.

Meski demikian, ia mengakui bantuan tersebut belum cukup agar menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak kabut asap.

Karena itu, keterlibatan pemerintah pusat dan daerah dinilai sangat diperlukan, mengingat pemerintah memiliki kewenangan serta sumber daya yang lebih besar dalam menangani dampak Karhutla.

“Pemerintah harus bisa merasakan kondisi yang sedang dialami masyarakat Kaltim. Jangan sampai warga dibiarkan menghadapi persoalan ini tanpa perlindungan dan bantuan yang memadai,” ujarnya.

Ia menekankan, penanganan Karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya ketika kebakaran telah terjadi.

Upaya pencegahan kebakaran berulang serta pengawasan terhadap perusahaan pemegang konsesi juga perlu menjadi perhatian pemerintah.

Ia berharap kejadian kabut asap yang berlangsung selama berbulan-bulan dapat menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh pihak terkait.

Dengan demikian, penanganan Karhutla ke depan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan memadamkan api, tetapi juga mampu menjamin keselamatan, kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. (yud)

Views: 545
Tags: Dprd Kaltimkalimantan timurKaltimKarhutlaPemprov kaltim
Admin Diskresi.co

Admin Diskresi.co

Related Posts

Sempat Terkendala Gangguan Pembangkit, PLN Percepat Pemulihan Listrik di Melak dengan Tambahan Daya 5 MW
UTAMA

Sempat Terkendala Gangguan Pembangkit, PLN Percepat Pemulihan Listrik di Melak dengan Tambahan Daya 5 MW

November 1, 2026
Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong
UTAMA

Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako Senilai Rp150 Juta untuk Warga Terdampak Kemarau di Tenggarong

Oktober 31, 2026
Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026
DAERAH

Tim Porprov Samarinda Optimistis Bersaing Rebut Emas di Paser

Oktober 30, 2026
Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026
UTAMA

Samarinda Jadi Venue Tujuh Cabor Porprov Kaltim 2026

Oktober 30, 2026
Kutai Barat Kirim 957 Personel ke Porprov Kaltim 2026
UTAMA

Kutai Barat Kirim 957 Personel ke Porprov Kaltim 2026

Oktober 30, 2026
PAMA Site TCMM Raih Penghargaan Platinum ISDA 2026
UTAMA

PAMA Site TCMM Raih Penghargaan Platinum ISDA 2026

Oktober 30, 2026
Next Post
Profesionalisme Pers dan Solidaritas Organisasi Jadi Perhatian Diskominfo Kutim

Profesionalisme Pers dan Solidaritas Organisasi Jadi Perhatian Diskominfo Kutim

Diskominfo Kutim Dorong Transparansi Tanpa Membatasi Kritik Pers

Diskominfo Kutim Dorong Transparansi Tanpa Membatasi Kritik Pers

Diskresi.co adalah media online yang tumbuh dari semangat jurnalisme daerah untuk menyajikan berita yang penting, dekat, dan punya makna bagi publik. Kami percaya, informasi yang jernih adalah dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Informasi Kontak:
  • +62 853-4886-8646  (Adi)
  • Alamat Kaltim:
    Jalan Kiai Haji Samanhudi Gang Rajawali
    Kel. Pelita, Kec. Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 75117

 

  • Alamat Kaltara:
    JaIan Lili 8, RT.57, No. 133, Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat,
    Kota Tarakan, Kalimantan Utara. 77111

Kategori

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi