Diskresi
Tetap Mengudara
Minggu, September 13, 2026
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
Diskresi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Home UTAMA

Ayam Ras Picu Tekanan Harga di Kutim, Pemkab Perketat Pengawasan Distribusi

Admin Diskresi.co by Admin Diskresi.co
September 7, 2026
Reading Time: 3 mins read

SANGATTA, diskresi.co – Harga daging ayam ras di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang mencapai rata-rata Rp50 ribu per kilogram mendapat perhatian pemerintah daerah. Pemkab Kutim bakal menelusuri rantai distribusi untuk mengetahui penyebab harga di pasar berada jauh di atas harga di tingkat peternak.

Persoalan tersebut mencuat dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah sekaligus Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II 2026, Senin (7/9/26).

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengikuti rakor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kutim dari Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim.

Rakor yang berlangsung secara daring dan luring itu dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Hadir pula Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta perwakilan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam pemaparan terkait pengendalian inflasi, Tito menyampaikan inflasi nasional secara tahunan atau year-on-year tercatat sebesar 3,19 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada pada level 3,08 persen. Sementara secara bulanan, inflasi tercatat sebesar 0,21 persen.

RELATED POSTS

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

Forwaka Kutim Resmi Dibentuk, Jembatani Komunikasi Kejaksaan dan Wartawan

Selangkah Menuju Geopark Nasional, Sangkulirang-Mangkalihat Terus Disempurnakan

Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi salah satu penyumbang kenaikan harga. Sejumlah komoditas pangan yang mendapat perhatian antara lain daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar dan beras.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rakor, sebanyak 220 kabupaten/kota mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging ayam ras hingga 1 September 2026.

Kutai Timur menjadi salah satu daerah yang masuk dalam daftar tersebut. Harga rata-rata daging ayam ras di Kutim mencapai Rp50 ribu per kilogram, dengan kenaikan IPH sebesar 13,39 persen. Harga tersebut tercatat sekitar 25 persen di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Menanggapi kondisi itu, Mahyunadi mengatakan Pemkab Kutim perlu mencermati jalur distribusi daging ayam sebelum sampai ke tangan konsumen. Sebab, menurut dia, harga di tingkat peternak masih relatif normal.

“Persoalannya ada pada rantai pasok. Karena itu, jalur pasokannya memang perlu kita teliti lebih jauh,” kata Mahyunadi usai mengikuti rakor.

Ia menjelaskan, keseimbangan antara ketersediaan barang dan kebutuhan masyarakat turut menentukan pergerakan harga. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan tidak mampu mengimbanginya, harga berpotensi mengalami kenaikan.

“Kalau permintaannya tinggi sementara pasokannya kurang, tentu harga akan naik. Jadi ini berkaitan dengan keseimbangan antara supply dan demand,” ujarnya.

Namun, harga ayam yang sudah menyentuh Rp50 ribu per kilogram di pasar dinilai perlu dicermati lebih dalam. Terlebih, Mahyunadi menyebut harga ayam di tingkat peternak tidak menunjukkan kenaikan yang sama tingginya.

Karena itu, Pemkab Kutim akan meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan penelusuran terhadap jalur distribusi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan selisih harga tersebut.

“Nanti akan kita bicarakan dengan Disperindag. Kalau harga di kandang masih normal, tetapi ketika sampai di pasar menjadi Rp50 ribu per kilogram, tentu perlu dilihat lagi rantai pasoknya. Bagian itu yang harus kita awasi,” jelas Mahyunadi.

Koordinasi dengan Disperindag diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi distribusi ayam ras di Kutim, termasuk kemungkinan adanya persoalan pasokan yang memengaruhi pembentukan harga di tingkat konsumen.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam rakor meminta pemerintah daerah tidak menunggu harga komoditas melonjak lebih tinggi sebelum melakukan langkah pengendalian.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dapat dijadikan salah satu acuan untuk memetakan daerah yang mengalami tekanan harga sekaligus menentukan bentuk intervensi yang diperlukan. Langkah tersebut dapat dilakukan antara lain melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun penyelenggaraan pasar murah.

Pemerintah daerah juga diminta mengantisipasi berbagai faktor yang dapat mengganggu produksi dan ketersediaan pangan. Kemarau panjang hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi beberapa risiko yang perlu diperhitungkan karena berpotensi berdampak terhadap pasokan komoditas.

Dengan harga daging ayam ras yang kini menjadi salah satu komoditas penyumbang tekanan inflasi, Pemkab Kutim akan memperkuat pengawasan terhadap rantai pasok. Ketersediaan barang di pasar juga menjadi perhatian agar pasokan tetap mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat dan kenaikan harga dapat ditekan. (yud)

Post Views: 327
Tags: AyamEkonomiKutai timurKutimPemkab Kutim
Admin Diskresi.co

Admin Diskresi.co

Related Posts

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?
KUTAI TIMUR

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

September 13, 2026
Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu
UTAMA

Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

September 12, 2026
Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan
UTAMA

Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

September 12, 2026
Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin
UTAMA

Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

September 12, 2026
Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma
UTAMA

Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma

September 12, 2026
Polsek Melak Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
UTAMA

Polsek Melak Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla

September 11, 2026
Next Post
Pemkab Kutim Pastikan Karhutla Terkendali, Hotspot Ditangani dengan Cepat

Pemkab Kutim Pastikan Karhutla Terkendali, Hotspot Ditangani dengan Cepat

Pertumbuhan Ekonomi Kutim Dikejar 6 Persen, Realisasi APBD Jadi Sorotan

Pertumbuhan Ekonomi Kutim Dikejar 6 Persen, Realisasi APBD Jadi Sorotan

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Festival Kampung Bahari Nusantara Pulau Miang 2025

Layanan Medis Kapal Dr Lie Dharmawan Bantu Warga Pesisir Sandaran Dapatkan Akses Kesehatan Layak

Layanan Medis Kapal Dr Lie Dharmawan Bantu Warga Pesisir Sandaran Dapatkan Akses Kesehatan Layak

Rumah Sakit Kapal Dr Lie Dharmawan Bersandar di Sandaran, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir

Rumah Sakit Kapal Dr Lie Dharmawan Bersandar di Sandaran, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir

Diskominfo Kutim Tegaskan ASN Jadi Garda Depan Keamanan Digital Pemerintahan

Diskominfo Kutim Tegaskan ASN Jadi Garda Depan Keamanan Digital Pemerintahan

Pemkab Kutim Dorong Pemerataan Pembangunan Lewat Penguatan Infrastruktur Pedesaan

Pemkab Kutim Dorong Pemerataan Pembangunan Lewat Penguatan Infrastruktur Pedesaan

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

September 13, 2026
Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

September 12, 2026
Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

September 12, 2026
Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

September 12, 2026
Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma

Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma

September 12, 2026
KUTAI TIMUR

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

September 13, 2026
UTAMA

Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

September 12, 2026
UTAMA

Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

September 12, 2026
UTAMA

Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

September 12, 2026

Diskresi.co adalah media online yang tumbuh dari semangat jurnalisme daerah untuk menyajikan berita yang penting, dekat, dan punya makna bagi publik. Kami percaya, informasi yang jernih adalah dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Informasi Kontak:
  • +62 853-4886-8646  (Adi)
  • Alamat Kaltim:
    Jalan Kiai Haji Samanhudi Gang Rajawali
    Kel. Pelita, Kec. Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 75117

 

  • Alamat Kaltara:
    JaIan Lili 8, RT.57, No. 133, Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat,
    Kota Tarakan, Kalimantan Utara. 77111

Kategori

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Tetap Mengudara

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi