Bawaslu Tarakan Perkuat Pengawasan Pemilu Lewat Kolaborasi Akademisi UBT

TARAKAN – Upaya penguatan pengawasan pemilu dan pendidikan demokrasi di Kota Tarakan kini diperluas melalui keterlibatan kalangan akademisi. Bawaslu Kota Tarakan resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan (UBT) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Rabu (3/6/26).

Kesepakatan tersebut mencakup penguatan fungsi pengawasan pemilu dan pemilihan kepala daerah, pendidikan terkait pelanggaran serta penyelesaian sengketa proses pemilu, hingga implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Riswanto, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas pengawasan partisipatif di masyarakat. Ia menilai kampus memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman publik terhadap proses demokrasi.

“Perguruan tinggi punya posisi yang sangat strategis dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperluas literasi kepemiluan, khususnya di kalangan civitas akademika, terkait pengawasan, pencegahan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa pemilu dan pemilihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama ini juga membuka ruang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan kepemiluan, baik melalui pendidikan politik, riset, kajian akademik, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghasilkan program nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas demokrasi di daerah.

“Harapannya kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi juga melahirkan kegiatan konkret yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam penguatan demokrasi serta pengawasan pemilu,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi UBT, Prof. Dr. E. Mohamad Nur Utomo, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dalam mendukung peningkatan literasi politik serta pemahaman demokrasi di tengah masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan akademik dan pengabdian untuk mendukung penguatan demokrasi serta meningkatkan literasi kepemiluan,” kata Nur Utomo.

Penandatanganan PKS tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Kota Tarakan A. Muh. Saifullah dan Johnson, serta jajaran Fakultas Ekonomi UBT.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu dan UBT berkomitmen mengembangkan berbagai program edukasi, penelitian, kajian akademik, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkualitas di Kota Tarakan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *