Diskresi
Tetap Mengudara
Minggu, September 13, 2026
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
No Result
View All Result
Diskresi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Home DAERAH KALTARA BULUNGAN

BPJN Kaltara Butuh Rp5 Triliun untuk Tuntaskan Jalan Malinau–Krayan

Admin Diskresi.co by Admin Diskresi.co
Juni 5, 2026
Reading Time: 4 mins read
(ist)
(ist)

(ist)

TANJUNG SELOR – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkirakan anggaran sekitar Rp5 triliun dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan ruas jalan Malinau–Krayan sepanjang 202 kilometer. Ruas tersebut menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah pedalaman.

Kepala BPJN Kaltara, Tribakti Mulianto, mengatakan jalan Malinau–Krayan merupakan bagian dari Koridor Perbatasan I yang menghubungkan wilayah pedalaman dengan kawasan perbatasan negara. Karena memiliki peran strategis, pembangunan ruas tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Untuk menyelesaikan ruas Malinau–Krayan sepanjang 202 kilometer diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp5 triliun. Nilainya cukup besar karena kondisi medan dan tantangan geografis di lapangan tidak ringan,” ujarnya kepada Radar Kaltara, Kamis (4/6/26).

Ia menjelaskan, jaringan jalan perbatasan di Kaltara terbagi dalam empat koridor utama, yakni Koridor I Malinau–Krayan, Koridor II Mensalong–Tau Lumbis, Koridor III Long Nawang hingga kawasan perbatasan Long Nawang, serta koridor jalan paralel perbatasan yang membentang dari Kalimantan Timur menuju Malinau.

Menurut Tribakti, koridor jalan paralel perbatasan memiliki panjang sekitar 920 kilometer, sedangkan ruas yang berada tepat di sepanjang garis perbatasan mencapai sekitar 666 kilometer.

RELATED POSTS

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

“Koridor paralel perbatasan memiliki panjang kurang lebih 920 kilometer, sementara ruas yang benar-benar berada di garis perbatasan sekitar 666 kilometer,” katanya.

Dari total ruas Malinau–Krayan sepanjang 202 kilometer, baru sekitar 37 kilometer yang telah beraspal. Sebanyak 26 kilometer di antaranya berstatus jalan nasional yang menjadi aset Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan 11 kilometer lainnya telah masuk dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional (RUJN).

“Masih cukup banyak ruas yang perlu ditingkatkan agar konektivitas menuju Krayan benar-benar optimal,” jelasnya.

Sebagai upaya mempercepat pembangunan, BPJN telah mengontrak dua paket pekerjaan, yakni Paket Malinau–Semamu I dan Paket Malinau–Semamu II pada akhir 2025 dengan nilai total sekitar Rp220 miliar. Kedua proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2027.

Melalui proyek itu akan dibangun tambahan sekitar 14 kilometer jalan beraspal beserta drainase, perkerasan badan jalan, dan sejumlah jembatan pendukung.

“Dengan paket pekerjaan ini akan ada penambahan sekitar 14 kilometer jalan beraspal, termasuk pembangunan drainase, perkerasan, serta beberapa jembatan,” ungkapnya.

Apabila seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal, panjang jalan beraspal di ruas Malinau–Krayan akan bertambah menjadi sekitar 51 kilometer. Selain itu, terdapat sekitar 15 kilometer badan jalan yang telah terbentuk dan siap ditingkatkan apabila memperoleh dukungan anggaran lanjutan dari pemerintah pusat.

Namun demikian, pembangunan masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah adanya segmen jalan yang masuk dalam kawasan rencana genangan Bendungan PLTA Mentarang Induk milik PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN).

“Ada ruas yang berada di area rencana genangan bendungan sehingga pengembangannya sementara ditunda sambil menunggu kepastian pembangunan PLTA,” terangnya.

Di luar kawasan tersebut, masih terdapat beberapa ruas yang telah dibuka badan jalannya tetapi belum memperoleh program peningkatan. Bahkan ruas Binuang menuju Krayan hingga kini belum pernah mendapatkan pekerjaan pembentukan badan jalan.

Untuk menjaga akses masyarakat tetap terbuka, BPJN terus menjalankan program pemeliharaan rutin yang meliputi penanganan longsor, pembukaan akses jalan yang terputus, hingga perbaikan darurat pada ruas yang mengalami kerusakan.

“Anggaran pemeliharaan ini bertujuan memastikan jalan tetap dapat dilalui masyarakat, bukan untuk peningkatan secara signifikan,” tegas Tribakti.

Pada 2026, paket pemeliharaan ruas Malinau–Semamu sepanjang 46 kilometer memperoleh alokasi sekitar Rp2,2 miliar. Sementara ruas Semamu–Long Bawan sepanjang 40 kilometer mendapat anggaran sekitar Rp2 miliar, dan paket lainnya sepanjang 43 kilometer dialokasikan sekitar Rp2,1 miliar.

Tribakti mengakui medan yang berat serta kondisi cuaca menjadi tantangan terbesar dalam pembangunan jalan perbatasan. Mobilisasi alat berat dan material membutuhkan waktu serta biaya yang tinggi karena keterbatasan akses menuju lokasi pekerjaan.

“Distribusi alat dan material menjadi tantangan utama karena lokasi pekerjaan cukup jauh dan aksesnya masih terbatas, sehingga biaya mobilisasi menjadi tinggi,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan, BPJN juga memprioritaskan pembangunan Jembatan Semamu dan Jembatan Binuang yang dinilai menjadi titik krusial dalam mewujudkan konektivitas penuh ruas Malinau–Krayan.

“Apabila kedua jembatan tersebut selesai dibangun, secara fungsional ruas jalan Malinau–Krayan sudah dapat terhubung. Saat ini prosesnya masih berada pada tahap lelang,” katanya.

Kedua jembatan itu membutuhkan anggaran sekitar Rp55 miliar dan ditargetkan selesai pada 2027. Meski demikian, proses pembangunannya juga menghadapi tantangan karena material konstruksi harus dipindahkan beberapa kali sebelum tiba di lokasi proyek.

“Besi konstruksi dan material lainnya tidak bisa langsung diangkut ke lokasi sehingga harus dipindahkan beberapa kali. Hal itu turut memengaruhi besarnya biaya pembangunan,” jelasnya.

BPJN optimistis terbukanya akses Malinau–Krayan akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Kalimantan Utara. Jalan tersebut diproyeksikan menjadi jalur utama distribusi barang dan jasa menuju Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang telah disiapkan pemerintah.

“Jika akses ini sudah tersambung dan kondisinya baik, mobilitas masyarakat maupun aktivitas perdagangan akan meningkat. Krayan memiliki potensi besar, mulai dari beras organik, peternakan kerbau, hingga sektor pariwisata dan budaya,” ujarnya.

Karena itu, BPJN berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terus diberikan agar pembangunan kawasan perbatasan dapat berjalan sesuai rencana.

“Pembangunan ini memang dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu. Yang terpenting adalah dukungan semua pihak agar program yang diusulkan terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Ketika akses Malinau–Krayan benar-benar terhubung, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus menjadi penggerak ekonomi di kawasan perbatasan,” pungkasnya. (fad)

Post Views: 5
Admin Diskresi.co

Admin Diskresi.co

Related Posts

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?
KUTAI TIMUR

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

September 13, 2026
Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu
UTAMA

Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

September 12, 2026
Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan
UTAMA

Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

September 12, 2026
Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin
UTAMA

Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

September 12, 2026
Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma
UTAMA

Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma

September 12, 2026
Polsek Melak Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
UTAMA

Polsek Melak Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla

September 11, 2026
Next Post
Kemenag Kaltara Dorong Pelaku Usaha Segera Urus Sertifikasi Halal Jelang Oktober 2026

Kemenag Kaltara Dorong Pelaku Usaha Segera Urus Sertifikasi Halal Jelang Oktober 2026

BPJN Kaltara Percepat Pembangunan Dua Jembatan Strategis, Akses Malinau–Krayan Ditargetkan Segera Tersambung

BPJN Kaltara Percepat Pembangunan Dua Jembatan Strategis, Akses Malinau–Krayan Ditargetkan Segera Tersambung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Festival Kampung Bahari Nusantara Pulau Miang 2025

Layanan Medis Kapal Dr Lie Dharmawan Bantu Warga Pesisir Sandaran Dapatkan Akses Kesehatan Layak

Layanan Medis Kapal Dr Lie Dharmawan Bantu Warga Pesisir Sandaran Dapatkan Akses Kesehatan Layak

Rumah Sakit Kapal Dr Lie Dharmawan Bersandar di Sandaran, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir

Rumah Sakit Kapal Dr Lie Dharmawan Bersandar di Sandaran, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir

Diskominfo Kutim Tegaskan ASN Jadi Garda Depan Keamanan Digital Pemerintahan

Diskominfo Kutim Tegaskan ASN Jadi Garda Depan Keamanan Digital Pemerintahan

Pemkab Kutim Dorong Pemerataan Pembangunan Lewat Penguatan Infrastruktur Pedesaan

Pemkab Kutim Dorong Pemerataan Pembangunan Lewat Penguatan Infrastruktur Pedesaan

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

September 13, 2026
Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

September 12, 2026
Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

September 12, 2026
Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

September 12, 2026
Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma

Kunjungi Bontang, Ketua TP PKK Kaltim Tekankan Penguatan Peran Dasawisma

September 12, 2026
KUTAI TIMUR

Tiga Tahun Pergub IUPK Berlaku, Berapa yang Sudah Diterima Kutim?

September 13, 2026
UTAMA

Pemprov Kaltim Perkuat Bantuan Pangan hingga Pedalaman Mahulu

September 12, 2026
UTAMA

Tak Hanya Urus Politik, PDIP Kaltim Perkuat Baguna untuk Aksi Kemanusiaan

September 12, 2026
UTAMA

Dekranasda Kaltim Ingin Batik Bontang Makin Dikenal dan Sejahterakan Perajin

September 12, 2026

Diskresi.co adalah media online yang tumbuh dari semangat jurnalisme daerah untuk menyajikan berita yang penting, dekat, dan punya makna bagi publik. Kami percaya, informasi yang jernih adalah dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan yang bijak.

  • Informasi Kontak:
  • +62 853-4886-8646  (Adi)
  • Alamat Kaltim:
    Jalan Kiai Haji Samanhudi Gang Rajawali
    Kel. Pelita, Kec. Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 75117

 

  • Alamat Kaltara:
    JaIan Lili 8, RT.57, No. 133, Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat,
    Kota Tarakan, Kalimantan Utara. 77111

Kategori

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • DAERAH
    • KALTIM
      • BALIKPAPAN
      • BERAU
      • BONTANG
      • KUTAI BARAT
      • KUTAI TIMUR
      • KUTAI KARTANEGARA
      • MAHAKAM ULU
      • PASER
      • PENAJAM PASER UTARA
      • SAMARINDA
    • KALTARA
      • TARAKAN
      • BULUNGAN
      • NUNUKAN
      • MALINAU
      • TANA TIDUNG
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD MAHULU
    • DPRD KUTIM
    • DPRD BONTANG
    • DPRD BERAU
    • DPRD BALIKPAPAN
    • DPRD SAMARINDA
    • DPRD PPU
    • DPRD PASER
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KUBAR
  • POLITIK
  • RAGAM
  • EKOBIS
  • HUKRIM
Tetap Mengudara

© 2026 Diskresi.co - Semua hak cipta dilindungi