KUTIM, diskresi.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong agar investasi yang masuk ke daerah turut membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal. Dampak penanaman modal dinilai tidak cukup dilihat dari besarnya nilai investasi, tetapi juga dari keterlibatan usaha lain dalam mendukung aktivitas perusahaan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim, Novian Prananta, mengatakan investasi berpotensi menggerakkan perekonomian melalui kebutuhan barang dan jasa yang muncul seiring berkembangnya kegiatan usaha.
“Yang kita harapkan bukan hanya nilai investasinya besar, tetapi ada aktivitas ekonomi yang ikut bergerak,” kata Novian, Sabtu (10/10/26).
Menurutnya, kegiatan perusahaan dapat menciptakan kebutuhan yang membuka ruang bagi pelaku usaha lain untuk terlibat. Peluang tersebut dapat tumbuh ketika perusahaan membutuhkan berbagai barang maupun jasa untuk menunjang operasionalnya.
Karena itu, keterhubungan antara perusahaan yang berinvestasi dan pelaku usaha di daerah menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Dengan adanya peluang kerja sama, kegiatan investasi diharapkan tidak hanya berpusat pada perusahaan utama, tetapi turut menggerakkan usaha lain di sekitarnya.
“Harus ada peluang usaha yang terbuka. Kemudian rantai usaha yang terbentuk juga bisa melibatkan pelaku usaha di daerah,” ujarnya.
Novian menilai keterlibatan pelaku usaha lokal penting agar manfaat investasi dapat menjangkau lebih banyak pihak. Aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar perusahaan diharapkan memberikan ruang bagi usaha daerah untuk berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasar.
Ia menegaskan, besarnya nilai penanaman modal tetap menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan investasi. Namun, manfaat yang dihasilkan juga perlu diperhatikan, terutama dalam menciptakan peluang usaha dan memperluas aktivitas ekonomi di Kutim.
“Jadi ukurannya tidak berhenti pada angka investasi. Kita ingin ada dampak yang dirasakan masyarakat melalui aktivitas ekonomi dan peluang usaha yang muncul,” pungkas Novian.(adv/diskominfo/ar)











