KUTIM, diskresi.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menghadapi target penanaman modal sebesar Rp18,4 triliun pada 2026. Sasaran yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim tersebut meningkat dibandingkan target tahun sebelumnya sebesar Rp12,5 triliun.
Kepala DPMPTSP Kutim, Novian Prananta, mengatakan peningkatan target itu menjadi sasaran yang perlu diupayakan melalui realisasi investasi sepanjang tahun ini.
“Target yang diberikan untuk Kutim tahun 2026 sebesar Rp18,4 triliun. Itu merupakan target dari DPMPTSP Provinsi Kaltim,” ujar Novian, Sabtu (10/10/26).
Dibandingkan target 2025, sasaran investasi tahun ini bertambah sekitar Rp5,9 triliun atau 47,2 persen. Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa nilai penanaman modal yang diharapkan masuk ke Kutim pada 2026 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski target meningkat, Kutim memiliki catatan realisasi investasi sebesar Rp20,07 triliun pada 2025. Capaian itu melampaui target tahun tersebut yang berada di kisaran Rp12,5 triliun.
“Kita melihat targetnya memang mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu,” kata Novian.
Ia menyebut realisasi investasi pada tahun sebelumnya menjadi salah satu gambaran dalam menghadapi target 2026. Namun, sasaran tahun ini tetap perlu diupayakan melalui perkembangan dan realisasi kegiatan penanaman modal di daerah.
“Realisasi 2025 mencapai sekitar Rp20,07 triliun. Itu menjadi gambaran bahwa target yang diberikan bisa kita upayakan untuk dicapai setinggi mungkin agar hasil bisa maksimal,” pungkasnya.(adv/diskominfo/ar)











